Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Tenaga Kesehatan di Ruang Intensive Care Rumah Sakit Umum Teungku Peukan Aceh Barat Daya
Kata Kunci:
Stres Kerja, Tenaga Kesehatan Intensive CareAbstrak
Intensive Care merupakan unit perawatan intensif yang memerlukan keahlian dan pemantauan terus menerus sehingga tidak jarang dapat menyebabkan stres kerja. Stres kerja bisa disebabkan oleh tuntutan pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan kemampuan pekerja dan kurang terjamin kesejahteraan pekerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan stres kerja tenaga kesehatan di ruang Intensive Care Rumah Sakit Umum Teungku Peukan Aceh Barat Daya. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah descriptive correlative dengan teknik pengumpulan data total sampling pada 75 tenaga kesehatan. Alat pengumpul data berupa kuesioner dengan dua item yaitu kuesioner beban kerja NIOSH Generic Job Stress Questionnaire dan kuesioner kecemasan Expanded Nursing Stres Scale (ENSS). Hasil: Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan hasil analisis bivariat umur dengan stres kerja (p=0,09), jenis kelamin dengan stres kerja (p=0,77), pendidikan terakhir dengan stres kerja (p=0,23), lama kerja dengan stres kerja (p=0,90) dan beban kerja dengan stres kerja (p=0,00). Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis data tidak ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir dan lama kerja dengan stres kerja. Namun terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja. Saran: Diharapkan bagi pihak Rumah Sakit agar dapat membagi beban kerja yang sesuai dengan kemampuan dan jabatan tenaga kesehatan, memberikan hiburan seperti family gathering atau outbound agar dapat mengurangi stres kerja sehingga dapat meningkatnya pelayanan kesehatan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Medika Seramoe Barat

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.