Analisis Interoperabilitas Dalam Digitalisasi Kesehatan: Studi Kasus Penggunaan Teknologi Informasi Pada Layanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Indonesia

Authors

  • Hafizul Makruf STIKes Medika Seramoe Barat
  • Erlia Rosita STIKes Medika Seramoe Barat
  • Rika Andriani STIKes Medika Seramoe Barat
  • Ratnawati Bancin STIKes Medika Seramoe Barat

Keywords:

digitalisasi kesehatan, introperabilitas, kesehatan ibu dan anak

Abstract

Kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan prioritas global di tengah perkembangan inovasi layanan kesehatan, khususnya melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Berbagai studi menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan yang interoperabel mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung integrasi data untuk keperluan pemantauan dan evaluasi kinerja layanan kesehatan, terutama pada layanan KIA.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai sistem informasi kesehatan ibu dan anak yang digunakan di Indonesia serta menilai peluang interoperabilitas antar sistem dalam mendukung kesinambungan pelayanan (continuum of care).Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo pada periode Agustus hingga September 2023. Penelitian ini mengevaluasi aplikasi KIA yang digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, rumah sakit, dinas kesehatan, serta di masyarakat, baik sektor publik maupun swasta. Fungsi sistem diidentifikasi dan elemen data pada masing-masing aplikasi dipetakan untuk menilai potensi interoperabilitas. Diskusi kelompok terarah (FGD) secara daring dengan para pengembang aplikasi juga dilakukan untuk menggali tantangan interoperabilitas antar sistem digital.Hasil: Terdapat 18 sistem informasi KIA yang dikembangkan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan sektor swasta. Namun, interoperabilitas antar sistem masih terbatas dan umumnya hanya mendukung pelaporan rutin di tingkat dinas kesehatan dan Kementerian Kesehatan. Untuk mewujudkan interoperabilitas yang optimal, diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi informasi, pengembangan standar data kesehatan, penguatan tata kelola dan regulasi, serta pemanfaatan data untuk pemantauan, evaluasi, dan kesinambungan layanan.Kesimpulan dan Saran  Digitalisasi layanan KIA di Indonesia memiliki potensi besar dalam mendukung kesinambungan pelayanan melalui sistem yang interoperabel. Namun, berbagai faktor pendukung perlu dipersiapkan dan diperkuat agar interoperabilitas dapat terwujud secara efektif.

Downloads

Published

2025-02-11

How to Cite

Makruf, H., Rosita, E., Andriani, R., & Bancin, R. (2025). Analisis Interoperabilitas Dalam Digitalisasi Kesehatan: Studi Kasus Penggunaan Teknologi Informasi Pada Layanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Indonesia. Jurnal Kebidanan Seramoe Barat, 3(1), 16–32. Retrieved from http://thinkcloudbalox.com/jurnal_msb/index.php/JBSB/article/view/59