Hubungan Pengetahuan Terhadap Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Siswa Sd Negeri 1 Sampoiniet
Keywords:
PengetahuanAbstract
Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu cara mencegah diare dan penyakit pernafasan. Riset global juga menunjukkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun bisa mencegah diare 50%. Cuci tangan dilakukan karena tangan seringkali menjadi agen yang membawa kuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis hubungan pengetahuan terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun pada siswa SD Negeri I Sampoiniet. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional dengan populasi yang digunakan adalah seluruh siswa SD Negeri I Sampoiniet yaitu sebanyak 137 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V yaitu sebanyak 33 siswa. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan metode cluster random sampling. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner dan diisi langsung oleh siswa. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan siswa tentang perilaku cuci tangan pakai sabun baik (87,8%). Perilaku kebiasaan cuci tangan pakai sabun buruk (12,2%). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun (p=0,276). Untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku cuci tangan yang baik, sekolah perlu menyediakan fasilitas untuk memenuhi perilaku hidup bersih dan sehat khususnya cuci tangan pakai sabun serta memberikan pendidikan kesehatan tentang cuci tangan secara berkesinambungan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Medika Seramoe Barat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.